JAMBI, muijambi.org β Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi resmi memulai masa khidmat 2025β2030. Kepengurusan Dewan Pimpinan, Komisi, dan Lembaga MUI Provinsi Jambi dikukuhkan secara khidmat oleh Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat, K.H. Arifrudin, di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi.
Momentum pengukuhan ini menegaskan kembali posisi MUI sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga moralitas, spiritualitas, dan persatuan umat. Di tengah perubahan sosial yang berlangsung sangat cepat, keberadaan MUI diharapkan mampu menjadi rujukan keagamaan yang menyejukkan sekaligus memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Gubernur Jambi, Al Haris, yang hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa peran MUI semakin penting di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Menurutnya, sinergi antara ulama dan pemerintah menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dalam menjaga stabilitas sosial dan pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Al Haris mengangkat kembali filosofi adat Jambi yang dikenal dengan Tali Tigo Sepilin. Filosofi ini menekankan pentingnya keselarasan antara ulama, umarah (pemerintah), dan lembaga adat sebagai fondasi kehidupan masyarakat Jambi.
βUlama, umarah, dan lembaga adat harus berjalan seiring. Ketiganya adalah penyangga umat yang harus saling menguatkan dalam menghadapi berbagai persoalan, mulai dari praktik rentenir, bahaya narkoba, hingga dampak negatif judi online.β
Gubernur berharap kepengurusan MUI Provinsi Jambi yang baru dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah yang mampu memberikan kritik konstruktif sekaligus solusi terhadap berbagai isu keagamaan dan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
MUI Provinsi Jambi menegaskan komitmennya untuk menjaga kemurnian akidah umat serta memperkuat peran dakwah di tengah derasnya arus informasi digital yang membawa berbagai tantangan baru bagi kehidupan keagamaan masyarakat.
Ketua Umum MUI Provinsi Jambi, Dr. H. Umar Yusuf, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya siap menghadapi dinamika zaman dengan mengedepankan kerja kolektif, soliditas kepengurusan, dan semangat pengabdian yang tulus kepada umat.
βMUI berkomitmen untuk bekerja ikhlas dan solid. Kami tidak hanya berfungsi sebagai mitra pemerintah, tetapi juga sebagai benteng umat dalam menjaga kemurnian akidah di tengah derasnya arus informasi digital yang penuh tantangan.β
Acara pengukuhan turut dihadiri berbagai tokoh penting daerah, di antaranya anggota DPD RI Dapil Jambi yang juga Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi Hasan Basri Agus, Wakapolda Jambi, unsur Forkopimda, para ulama, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus MUI kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.
Dengan selesainya prosesi pengukuhan ini, MUI Provinsi Jambi diharapkan dapat segera menyusun dan menjalankan program-program strategis yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat, memperkuat persatuan umat, serta menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat Jambi.