MUI Jambi

Profil Tokoh · MUI Provinsi Jambi

Prof. Drs. H. M. Hasbi Umar, MA., Ph.D

Ketua MUI Provinsi Jambi Bidang Kerukunan Umat Beragama

Di lingkungan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jambi, nama Prof. Drs. H. M. Hasbi Umar, MA., Ph.D dikenal luas sebagai sosok ulama sekaligus akademisi yang menempatkan keramahan dan kerendahan hati sebagai jalan utama dalam membangun komunikasi dengan berbagai kalangan.

Keterbukaannya dalam menjalankan amanah membuat beliau mudah diterima oleh siapa pun, tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun golongan. Sikap tersebut bukan sekadar gaya personal, melainkan cerminan dari keyakinan mendalam bahwa kemaslahatan bersama hanya dapat tumbuh melalui dialog yang tulus, penghormatan atas perbedaan, dan kerja sama yang benar-benar inklusif.

Cara pandangnya yang visioner turut membentuk gaya kepemimpinan yang khas: peka membaca tantangan zaman, sekaligus konsisten menghadirkan solusi yang berorientasi pada kepentingan umat dan bangsa. Integritas menjadi fondasi yang tidak pernah beliau tawar dalam setiap amanah yang diemban — tercermin dari keselarasan antara nilai, ucapan, dan tindakan, serta tanggung jawab yang dijalankan dengan profesionalisme, kejujuran, dan dedikasi penuh. Dari karakter itulah Bidang Kerukunan Umat Beragama MUI Provinsi Jambi digerakkan menuju lembaga yang semakin responsif terhadap persoalan zaman dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Kerukunan sebagai Ekosistem, Bukan Sekadar Ketiadaan Konflik

Bagi Prof. M. Hasbi Umar, kerukunan umat beragama tidak boleh dimaknai sempit sebagai keadaan yang sekadar bebas dari konflik. Kerukunan, dalam pandangannya, adalah sebuah ekosistem sosial yang dibangun di atas nilai-nilai keimanan, keadaban, keadilan, saling menghormati, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga persatuan bangsa. Karena itu, Bidang Kerukunan Umat Beragama MUI Provinsi Jambi didorong untuk hadir sebagai pusat penggerak — center of excellence — yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kearifan lokal dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan berkelanjutan.

Visi kepemimpinannya mengarah pada satu tujuan: menjadikan Bidang Kerukunan Umat Beragama MUI Provinsi Jambi sebagai institusi yang berwibawa, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kemaslahatan.

Institusi semacam itu, menurutnya, harus mampu menjadi rujukan dalam penguatan moderasi beragama, penyelesaian persoalan sosial-keagamaan secara bijaksana, dan pengembangan budaya dialog yang produktif di tengah masyarakat yang majemuk. Untuk mewujudkannya, arah kebijakan Bidang Kerukunan Umat Beragama pada periode 2025–2030 disusun ke dalam lima pilar strategis.

I

Penguatan Kepemimpinan Keagamaan yang Moderat

Memperkuat peran ulama sebagai pembimbing umat yang menghadirkan dakwah yang menyejukkan, mencerdaskan, dan menyatukan, dengan tetap berpegang teguh pada Al-Qur'an, As-Sunnah, dan prinsip Ahlus Sunnah wal Jama'ah.

II

Tata Kelola Kerukunan yang Kolaboratif

Membangun sinergi antara ulama, pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, dunia pendidikan, media, dan generasi muda melalui dialog, kemitraan, dan kerja bersama yang berkelanjutan.

III

Literasi Keagamaan dan Ketahanan Sosial

Menyiapkan masyarakat agar cakap menyikapi perbedaan serta menangkal hoaks, ujaran kebencian, ekstremisme, dan disinformasi, melalui gerakan pendidikan kerukunan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

IV

Inovasi dan Transformasi Digital

Memanfaatkan teknologi informasi sebagai media dakwah, edukasi, dan komunikasi publik untuk menyebarluaskan narasi Islam yang rahmatan lil 'alamin, memperkuat persaudaraan, dan membangun optimisme sosial.

V

Penguatan Kelembagaan Berbasis Keberlanjutan

Merancang seluruh program secara terukur, berbasis kebutuhan masyarakat, serta mengevaluasinya secara berkala agar berdampak nyata bagi kualitas kerukunan umat beragama di Provinsi Jambi.

Kepemimpinan yang dibangun Prof. M. Hasbi Umar berpijak pada empat prinsip: melayani, merangkul, mengayomi, dan menggerakkan. Baginya, seorang pemimpin kerukunan tidak cukup hanya hadir menyelesaikan masalah ketika konflik telah muncul, tetapi harus lebih dulu menjadi penggerak lahirnya budaya dialog, saling percaya, dan kerja sama yang mampu mencegah potensi konflik sejak dini. Melalui pendekatan tersebut, MUI Provinsi Jambi diharapkan semakin dipercaya sebagai mitra strategis umat, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat persatuan bangsa.

Ke depan, Prof. M. Hasbi Umar berharap Bidang Kerukunan Umat Beragama MUI Provinsi Jambi tidak hanya dikenal lewat deretan programnya, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan inklusif dalam kehidupan bermasyarakat — masyarakat yang kokoh dalam akidah, sekaligus mampu menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk mewujudkan kemajuan daerah dan kemaslahatan umat.

Majelis Ulama Indonesia
Provinsi Jambi · Bidang Kerukunan Umat Beragama