Lahir di Palembang pada 27 November 1954, Prof. Amri menempuh seluruh jenjang pendidikan dasar dan menengahnya di Jambi — SD Negeri 13 (lulus 1967), SMP Negeri I (lulus 1970), hingga SMA Negeri I dengan jurusan Sosial Budaya (lulus 1973). Jalan akademiknya kemudian berlanjut ke Fakultas Ekonomi Universitas Jambi, tempat ia meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 1982. Kehausannya akan ilmu membawanya merantau ke Bandung, menuntaskan Program Magister (S2) di bidang Ekonomi Perusahaan Pertanian, Universitas Padjadjaran pada 1988, sebelum akhirnya menyandang gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari kampus yang sama pada 1999.
Karier akademiknya menapak dari satu amanah kepemimpinan ke amanah berikutnya: Pembantu Dekan III Universitas Batanghari Jambi (1985–1986), Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Jambi (1991–1993), Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Jambi (2000–2004), Ketua Program Magister Manajemen FE UNJA (2001–2005), hingga dipercaya sebagai Ketua Senat Universitas Jambi (2019–2023). Di sepanjang masa itu, ia juga aktif sebagai tenaga ahli dan tim perumus kebijakan pembangunan daerah — mulai dari Tenaga Ahli DPRD Provinsi Jambi, tim penyusun RPJP Provinsi Jambi 2005–2025, hingga Wakil Ketua I Dewan Riset Daerah Provinsi Jambi selama dua periode (2008–2015). Sepanjang pengabdiannya sebagai pendidik, tercatat lebih dari 200 mahasiswa S1, lebih dari 100 mahasiswa S2, dan 30 mahasiswa Program Doktor telah ia luluskan — dua di antaranya kini telah menyandang gelar guru besar, warisan keilmuan yang terus tumbuh melampaui dirinya sendiri.
Kiprahnya bagi ekonomi umat tumbuh seiring kematangan akademiknya: memimpin Bidang Ekonomi Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jambi sejak tahun 2000, Ketua ISEI (Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia) Jambi (2004–2011), Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) (2017–2022), Ketua I Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jambi sejak 2012 hingga sekarang, serta Direktur Eksekutif Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Jambi sejak 2023. Rangkaian peran inilah yang secara alami mengantarkannya pada tugas di Komisi Ekonomi Umat MUI Jambi — memadukan ketajaman analisis ekonomi makro dengan visi pemberdayaan ekonomi syariah bagi masyarakat Jambi.
Produktivitas keilmuannya tergambar dari puluhan karya yang telah ia terbitkan di jurnal nasional maupun internasional, termasuk pada jurnal terindeks Scopus, mengangkat tema ekonomi makro, ekonomi dan keuangan Islam, zakat, kemiskinan, ketenagakerjaan, hingga pembangunan pertanian dan pedesaan di Provinsi Jambi. Karya-karya ini melengkapi sejumlah buku yang ia tulis, antara lain Perekonomian Indonesia (Dalam Perspektif Makro) (2007), Ekonomi dan Keuangan Islam (2015, direvisi 2017), dan Ekonomi Pembangunan Islam (2020) — rujukan yang masih digunakan luas di lingkungan akademik ekonomi syariah.
Doktor (S3) Ilmu Ekonomi, Universitas Padjadjaran, Bandung.
Magister (S2) Ekonomi Perusahaan Pertanian, Universitas Padjadjaran, Bandung.
Sarjana Ekonomi (S1) Ekonomi Perusahaan, Fakultas Ekonomi Universitas Jambi.
SMA Negeri I Jambi, jurusan Sosial Budaya.
SD Negeri 13 dan SMP Negeri I, Jambi.
Direktur Eksekutif Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Jambi.
Ketua Senat Universitas Jambi.
Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Jambi.
Ketua Program Studi Doktor (S3) Ekonomi, FEB Universitas Jambi.
Ketua I Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi.
Wakil Ketua I Dewan Riset Daerah Provinsi Jambi (dua periode).
Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jambi.
Ketua Program Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Jambi.
Tenaga Ahli DPRD Provinsi Jambi; Wakil Ketua Forum Dekan Ekonomi BKS Wilayah Barat.
Dekan Fakultas Ekonomi, Universitas Jambi.
Ketua Bidang Ekonomi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi.
Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomi Universitas Jambi.
Pembantu Dekan III, Universitas Batanghari Jambi.
Selain karya di atas, Prof. Amri telah menulis lebih dari 30 artikel ilmiah lainnya sejak 1993 yang tersebar di berbagai jurnal nasional dan internasional (dapat ditelusuri lebih lanjut melalui Google Scholar), serta menjadi ketua maupun anggota pada belasan penelitian sejak 1992 hingga 2024 di bidang ekonomi kerakyatan, zakat, kemiskinan, dan pembangunan daerah.
Dari ruang kuliah Fakultas Ekonomi hingga forum-forum perumusan kebijakan ekonomi daerah, dari mimbar akademik ISEI dan IAEI hingga meja kerja MUI Provinsi Jambi, Prof. DR. H. Amri Amir menempuh satu garis pengabdian yang konsisten: menjadikan ilmu ekonomi sebagai jalan kemaslahatan umat. Kiprahnya kini di Komisi Ekonomi Umat MUI Jambi adalah kelanjutan alami dari empat dekade dedikasi yang telah ia tanamkan bagi dunia pendidikan, riset, dan ekonomi syariah di Provinsi Jambi.