MUI Kota Jambi Evaluasi Program dan Tata Kelola, Perkuat Sinergi dengan MUI Provinsi
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jambi terus memperkuat kualitas kelembagaan dan pelaksanaan program keumatan melalui monitoring dan evaluasi (Monev) bersama Dewan Pimpinan MUI Provinsi Jambi.
Kegiatan Monev berlangsung di Aula Sekretariat MUI Provinsi Jambi, Sabtu (8/8/2026), sebagai bagian dari upaya memastikan program kerja, tata kelola organisasi, serta pelayanan MUI kepada masyarakat berjalan semakin terarah dan efektif.
Bagi MUI Kota Jambi, agenda tersebut bukan sekadar evaluasi administratif. Monev menjadi ruang untuk melihat kembali capaian program, mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan, sekaligus merumuskan langkah penguatan organisasi agar semakin mampu menjawab kebutuhan umat.
Jajaran MUI Provinsi Jambi yang hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Dr. KH. Zainul Arifin M, Ed MA, Ph.D., Drs. H. Arman Syafaat, MM., Dr. Puad Rahman, M.Ag., dan Dr. KH. M. Husien Abdul Wahab, MA.
Sementara dari MUI Kota Jambi, kegiatan dipimpin Ketua MUI Kota Jambi Prof. Dr. H. Kasful Anwar US, M.Pd., bersama Sekretaris Prof. Dr. Supian Ramli, M.Ag., serta jajaran pengurus MUI Kota Jambi.
Memperkuat Tata Kelola dan Pelayanan Umat
Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam monitoring dan evaluasi, mulai dari pelaksanaan program kerja, administrasi dan tata kelola organisasi, koordinasi antarjenjang kepengurusan, hingga pelaksanaan peran MUI dalam pembinaan dan pelayanan kepada umat.
MUI Kota Jambi memandang penguatan tata kelola sebagai bagian penting dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat. Organisasi yang tertata akan lebih mudah bergerak dalam menjalankan amanah keumatan sekaligus merespons persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Koordinasi dengan MUI Provinsi Jambi juga menjadi bagian penting dalam memastikan program-program keumatan di tingkat kota tetap berjalan dalam satu arah organisasi, namun tetap mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat di tingkat lokal.
Sinergi Ulama dan Pemerintah Daerah
Penguatan peran MUI Kota Jambi juga tidak dapat dilepaskan dari sinergi dengan pemerintah daerah. Dalam agenda tersebut turut hadir Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M.
Kehadiran pemerintah daerah menjadi bagian dari pentingnya membangun komunikasi dan kolaborasi antara ulama dan pemerintah dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan masyarakat.
MUI Kota Jambi melihat sinergi tersebut sebagai ruang untuk memperkuat kontribusi ulama, khususnya dalam pembinaan kehidupan keagamaan, pendidikan umat, serta penguatan nilai-nilai sosial dan kemasyarakatan.
Kolaborasi yang baik diharapkan mampu menghadirkan kebijakan dan program yang tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
Dari Evaluasi Menuju Penguatan Organisasi
Monev MUI Kota Jambi bersama MUI Provinsi Jambi pada akhirnya menjadi bagian dari proses memperkuat fondasi organisasi.
Ke depan, MUI Kota Jambi berkomitmen melanjutkan pembenahan tata kelola, memperkuat koordinasi hingga tingkat kecamatan, serta meningkatkan kualitas program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan umat.
Bagi MUI Kota Jambi, penguatan organisasi bukan semata-mata tentang tertib administrasi, tetapi tentang bagaimana amanah kelembagaan dapat diterjemahkan menjadi pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.
Dengan koordinasi yang semakin kuat antara MUI Kota Jambi, MUI Provinsi Jambi, pemerintah daerah, serta seluruh unsur masyarakat, MUI berharap peran ulama dapat terus hadir secara konstruktif dalam menjaga marwah keulamaan dan menghadirkan kemaslahatan bagi umat.
MUI Kota Jambi — Bersama Ulama, Menguatkan Umat dan Menjaga Kemaslahatan.