MUI Jambi

Profil Pengurus MUI Provinsi Jambi

Dr. Fuad Rahman, M.Ag

Ketua Komisi Infokom dan Digitalisasi MUI Provinsi Jambi Wakil Dekan II Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Lahir Kampung Manggis, Kota Jambi · 30 Januari 1973
Pendidikan Tertinggi S3 Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (2017)
Bidang Keilmuan Hukum Islam & Hukum Adat Melayu Jambi

Ada orang yang menempuh jalan keilmuan dengan tergesa, dan ada yang menapakinya selangkah demi selangkah sambil terus menoleh ke belakang — ke kampung, ke pesantren, ke masyarakat yang membesarkannya. Dr. Fuad Rahman, M.Ag adalah tipe yang kedua.

Lahir di Kampung Manggis, Kota Jambi, pada 30 Januari 1973, jejak Fuad Rahman dimulai dari ruang-ruang sederhana yang jauh dari hiruk-pikuk podium akademik yang kini akrab dengannya. Ia melewati bangku SDN 73 Cempaka Putih Kota Jambi, kemudian MTs Negeri Jelutung, sebelum menimba nilai-nilai keagamaan yang lebih dalam di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren As’ad, Kota Seberang, Jambi. Di lingkungan pesantren itulah barangkali benih ketekunan dan disiplin batin yang kelak menjadi ciri khasnya mulai tumbuh — sebuah fondasi yang tidak diajarkan di ruang kelas biasa.

Lulus dari As’ad pada 1991, langkahnya berlanjut ke Fakultas Syari’ah IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, almamater yang kelak menjadi rumah keduanya sepanjang karier. Gelar sarjana ia tuntaskan pada 1996, disusul studi magister di Pascasarjana IAIN Imam Bonjol Padang yang rampung tiga tahun kemudian. Namun perjalanan akademiknya tidak berhenti di sana. Setelah bertahun-tahun mengajar dan mengabdi, ia kembali duduk di bangku kuliah untuk menempuh program doktoral di Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan pada 2017 resmi menyandang gelar doktor di bidang hukum Islam — sebuah pencapaian yang mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemikir hukum Islam dari Jambi yang diperhitungkan secara nasional.

Menapaki Jenjang Pengabdian di Kampus

Karier struktural Fuad Rahman di UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggambarkan pola seorang akademisi yang dipercaya naik dari satu amanah ke amanah yang lebih besar, hampir tanpa jeda. Perjalanan itu dapat ditelusuri dalam rentetan berikut:

  • 2007Sekretaris Jurusan Jinayah Siyasah, Fakultas Syari’ah
  • 2011Kepala Pusat Pengabdian pada Masyarakat (PPM)
  • 2012–2013Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M)
  • 2019–2022Ketua Program Studi Magister Ilmu Syariah, Pascasarjana UIN STS Jambi
  • 2022–2023Sekretaris Kopertais Wilayah XIII Jambi
  • 2024–2028Wakil Dekan II Fakultas Syariah UIN STS Jambi — jabatan yang diembannya hingga kini

Pola karier semacam ini jarang dimiliki oleh akademisi biasa. Ia bergerak dari ruang penelitian ke ruang pengabdian masyarakat, dari pengelolaan program studi ke koordinasi antar-perguruan tinggi Islam se-Kopertais Wilayah XIII, sebelum akhirnya dipercaya memegang kendali sebagai Wakil Dekan II — posisi yang menuntut kepekaan mengelola sumber daya sekaligus menjaga arah akademik fakultas.

Ruang Gerak di Tengah Masyarakat

Di luar tembok kampus, nama Fuad Rahman juga dikenal luas dalam berbagai forum kemasyarakatan dan keagamaan di Provinsi Jambi. Ia tidak sekadar hadir sebagai simbol, melainkan aktif mengambil peran di berbagai organisasi berikut ini:

Ketua Gerakan Masyarakat Kampus Anti Korupsi (Gemaska) UIN STS Jambi Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Jambi Pengurus ICMI Provinsi Jambi Ketua Tim Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur’an (PBAQ) Provinsi Jambi Pengurus KNPI Provinsi Jambi Pengurus Laskar Melayu Provinsi Jambi Ketua Tarbiyah Islamiyah Kota Jambi Wakil Ketua ICMI Kota Jambi Tim Pengawas Aliran Kepercayaan (PAKEM) Kota Jambi Pengurus Lembaga Adat Melayu Provinsi Jambi Dewan Pakar Dai Indonesia Provinsi Jambi

Rentang keterlibatan ini — dari isu antikorupsi, kerukunan umat beragama, literasi Al-Qur’an, hingga pelestarian adat Melayu Jambi — memperlihatkan sosok yang memahami bahwa keilmuan hukum Islam tidak boleh berhenti di ruang seminar. Baginya, ilmu harus turun ke persoalan nyata masyarakat: korupsi, keberagaman, literasi keagamaan, dan identitas budaya lokal yang terus bergesekan dengan modernitas.

Jejak Pemikiran dalam Aksara

Konsistensi Fuad Rahman paling terlihat dalam catatan karya ilmiahnya. Sejak awal 2000-an hingga tulisan terbarunya pada 2026, tercatat lebih dari tiga puluh karya — berupa jurnal, hasil penelitian, buku, dan kolom opini di media massa — yang secara konsisten mengangkat satu benang merah: pergumulan antara hukum Islam, hukum adat Melayu Jambi, dan persoalan sosial-keagamaan kontemporer. Tema qiyas asy-Syafi’i dan pemikiran al-Ghazali muncul berulang dalam kajian awalnya, sebelum perhatiannya meluas ke isu antikorupsi, relasi syarak dan adat, hingga perlindungan hukum anak dan perempuan dalam beberapa tahun terakhir. Berikut sebagian dari karya-karya tersebut:

  1. Peran Kondisi Sosio Kultural dalam Pembentukan Hukum Islam (jurnal)
  2. Pengembangan Konsep Qiyas asy-Syafi’i (Studi atas Pemikiran asy-Syafi’i) (jurnal)
  3. Format Kurikulum Hukum Islam Aplikatif: Telaah Kurikulum PPS IAIN STS Jambi (penelitian)
  4. Reorientasi Prinsip KUHAP: Sebuah Tawaran Islam Mengatasi Problem Bangsa
  5. Peranan Kaidah Fiqh dalam Mereformulasi Hukum Islam (jurnal)
  6. Pemahaman Civitas Fakultas Syari’ah terhadap Korupsi: Sebuah Upaya Menyamakan Persepsi
  7. Implementasi Qiyas asy-Syafi’i oleh al-Ghazali (jurnal)
  8. Penyelesaian Kasus Hukum Melalui Pendekatan Tekstualis (jurnal)
  9. Buku Daras Pendidikan Anti Korupsi di Perguruan Tinggi (2008)
  10. Mencari Format Fakultas Syari’ah Aplikatif Menghadapi Konversi IAIN menjadi UIN STS Jambi
  11. Buku Hasil Seminar MTQ Kabupaten Batanghari
  12. Pengaruh Pemahaman Al-Qur’an terhadap Kehidupan Keagamaan Masyarakat Jambi
  13. Manajemen Pemberdayaan Komite Sekolah di Kota Jambi
  14. Implementasi Kehidupan Sosial Keagamaan di Kota Jambi
  15. Konfigurasi Hukum Islam dan Hukum Adat dalam Tradisi Masyarakat Melayu Jambi Perspektif asy-Syatibi (jurnal)
  16. Meretas Fikih Korupsi (Harian Jambi Ekspres)
  17. Hegemoni Simbolik dan Doksa Kebudayaan Masyarakat Melayu Jambi (Harian Jambi Ekspres)
  18. Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Kekuasaan (Harian Jambi Ekspres)
  19. Dialektika Falsafah Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah: Analisis Kritis Keber-Islaman Adat Melayu
  20. Nafkah Isteri Ter-Thalaq Ba’in: Kajian Sejarah Sosial Pemikiran Imam Ahmad ibn Hambal
  21. Konstruksi Syarak dan Adat: Mengungkap Kuasa Simbolik Kelembagaan Adat Melayu Jambi
  22. Iqbal: Interpretation of Spiritual Dimension of Islam in the Educational Aspect (The International Seminar, AES)
  23. Institusionalisasi Syarak dan Adat dalam Praktik Sosial-Keagamaan Masyarakat Melayu Jambi
  24. Adat dan Syarak dalam Tradisi Masyarakat Melayu (buku, 2021)
  25. Perlindungan Hak Anak Pasca Perceraian dalam Perspektif Hukum dan Pendidikan (Jurnal AES)
  26. Paradigma Pos-Integrasi: Islamic Studies Base-on Jambi’s Studies (2022)
  27. Kuasa Simbolik Adat dan Syarak dalam Budaya Masyarakat Melayu Jambi (2023)
  28. Fleksibilitas Hukum Islam: Pengembangan Konsep Qiyas asy-Syafi’i dalam Pemikiran al-Ghazali (2024)
  29. Konstruksi Syarak dan Adat dalam Tradisi Masyarakat Melayu (2024)
  30. Zakat of Business Unions: Toward the Improvement of Concept and Regulation (2025)
  31. Transintegrasi of Customary Law and Syari’a: Lesson from Historical Law and Cultural Law (2025)
  32. Perlindungan Hukum Anak Sumbang Akibat Hubungan Inses: Perspektif Hukum Positif, Hukum Islam, dan Adat Melayu Jambi (2026)

Kini, di Komisi Infokom dan Digitalisasi Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jambi, Fuad Rahman membawa serta apa yang telah ia rawat selama tiga dekade: kedisiplinan berpikir seorang doktor hukum Islam, kepekaan seorang pegiat sosial, dan naluri seorang pendidik yang percaya bahwa dakwah dan keilmuan hari ini harus mampu berbicara dalam bahasa zaman — termasuk bahasa digital yang menjadi ranah komisi yang kini ia pimpin. Perjalanan dari Kampung Manggis hingga ke meja kerja MUI Provinsi Jambi bukan sekadar rentetan jabatan, melainkan sebuah kesinambungan niat: menjaga hukum Islam tetap hidup, membumi, dan relevan bagi masyarakat Jambi.

— Redaksi MUI Provinsi Jambi
Lihat Seluruh Pengurus MUI Provinsi Jambi →