“Menentukan awal Ramadan terkadang masih menjadi titik perbedaan. Namun, bagi Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jambi, hal ini bukanlah alasan untuk perpecahan.
Bagaimana sebenarnya kita harus menyikapi perbedaan metode rukyatul hilal dan hisab agar tetap menjaga kedamaian? MUI Jambi menegaskan, perbedaan ini adalah rahmat yang harus dikelola dengan kedewasaan, bukan dengan saling menghakimi.
Mari simak pesan penting mengenai pentingnya toleransi, menghargai sesama, dan menjaga kekhusyukan ibadah di tengah keberagaman. Inilah pengingat bagi kita semua untuk mengedepankan persatuan di atas segala perbedaan.”